Mbakso

Warung bakso dan mi ayam sepanjang jalan di hari pertama lebaran, terpantau sesak orang. Setidaknya di Susukan, Tegal Gubuk hingga Arjawinangun. Dan ini bukan kata metro tv. Tapi kilasan jalan yang saya lalui tempo hari.

Ceritanya, kemarin Caca ingin makan chiken - sebutan untuk ayam dimasak tepung-. Walau dirumah menu  lebaran tersaji lengkap, ia tak bergeming.

Jadilah kami sekeluarga jalan-jalan di hari pertama lebaran. Untuk satu tujuan; ayam tepung. 

Tempat pertama yang kami susuri adalah Susukan. Beberapa dusun desa terlewati. Tengak-tengok kanan-kiri. Sayangnya nihil hasil.

Bergegas kami ke Tegal Gubuk. Gas sedang ditarik tangan. Seujung penglihatan, ayam tepung juga tak nampak.

Belum mau menyerah, kami ke Arjawinangun. Dan lagi tak terhitung warung dan lapak ayam tepung yang tutup.

Jangan-jangan bila ada grup komunitas, hari itu semua penjual ayam tepung sepakat libur. Mungkin pikirnya, tanggal satu lebaran ada opor ayam di rumah.

Maka usai berpuluh meter bermotor. Meski tak beroleh ayam tepung. Kami mampir ke satu warung untuk mbakso. Demi sedikit memupus kecewa. Disamping perut yang mulai keroncongan juga. Hehe.

Komentar